Siasati Bisnis Kurang Modal Dengan Cara Pre-Order

Tidak semua orang yang berbisnis diawali dengan modal uang yang besar, bahkan banyak diantara mereka yang berbisnis nyaris tanpa modal uang. Bagaimana ini bisa terjadi?

Berbisnis memang banyak caranya, yang terpenting memiliki kejujuran, tidak merugikan orang lain dan sesuai dengan hukum dan norma yang berlaku karena itu merupakan sumber kepercayaan bagi pelanggan. Manakala kepercayaan telah tumbuh maka, memulai bisnis dengan atau tanpa modal pun sungguh sangat terbuka. Termasuk melebarkan bisnis dengan membuka peluang untuk hadirnya investor baru.

Pre-Order

Contoh kecilnya adalah dalam mensiasati bisnis minim modal dengan cara pre-order. Pre-order adalah boleh dikatakan sebagai sistem penjualan barang yang tidak ready stock sehingga calon pembeli harus memesan terlebih dahulu.

Misalnya seseorang yang ingin menjual sebuah produk seperti smartphone atau bahkan pakaian seperti kaos atau jacket namun tidak banyak memiliki modal, maka dia tidak mengadakan barang terlebih dahulu melainkan mencari calon pelanggan yang ingin membeli barang kepadanya, kemudian setelah terkumpul sejumlah calon pelanggan dengan kesepakatan harga dan spesifikasi produk kemudian pelanggan membayar dimuka sebagian (DP) atau lunas, barulah barang secara keselurhan dibeli dari supplier atau produsen tentu dengan harga yang lebih murah dari harga eceran karena membeli dengan jumlah besar. 

Dengan cara ini, calon pelanggan pun untung karena biasanya barang yang dibeli harganya jauh lebih rendah dari harga biasa karena penjual membeli dalam harga grosir / partai besar, begitu pula penjual barang bisa mendapatkan untung yang cukup besar karena dapat menjual barang dalam jumlah banyak. 

Pre-Order juga termasuk strategi yang efektif untuk produksi dan pemasaran produk spesifik tertentu misalnya pakaian dengan desain khusus oleh sebuah komunitas.