Sukses Berwirausaha Pertanian Kopi di Sumatra Selatan, Lampung

Bingung tidak punya pekerjaan? Tidak ada inspirasi usaha? Mencari uang dan sumber penghasilan memang sesuatu hal yang unik, aneh, menggelikan, kadang menjemukan dan menyebalkan jika tidak kunjung mendapatkan hasil. Tapi, jangan khawatir semua makhluk bernyawa ada rizkinya. Bukankah pohon yang seumur-umur diam tak bergerak sudah disiapkan rizkinya? Bagaimana mungkin dengan makhluk bergerak yang serba mudah kesana-kemari tidak disediakan rizkinya?


Kali ini blogDUIT ingin berbagi inspirasi wirausaha, cerita sukses seorang sahabat dan masyarakat sekitarnya yang banyak mendapatkan hasil memuaskan dan tergolong warga yang kaya raya dari wirausaha berkebun kopi atau menjadi petani tanaman kopi.

Perkebunan Kopi di Lampung

Masyarakat di daerah tersebut banyak yang hijrah usaha dari usaha biasa yang dilakukan di kampungnya dan merantau ke Sumatra Selatan atau Lampung bahkan ada juga yang ke Bengkulu untuk membuka perkebunan tanaman kopi.

Dan hasilnya, mereka benar - benar memuaskan. Ada yang mampu membeli rumah, kendaraan seperti mobil atau sepeda motor. Apalagi jika harga kopi melonjak naik. Mereka bisa menjual kopi dalam hitungan ton.

Memang tidak mudah untuk berkebun atau mengurus lahan di tempat perantauan apalagi memulai dari nol. Semua membutuhkan modal, yang jelas untuk membeli kebun dan biaya selama pemeliharaan perkebunan kopi.

Kondisi tanah yang subur, lingkungan yang cocok untuk pertanian kopi menyebabkan hasil panen kopi di Sumatera Selatan atau Lampung dapat diandalkan dengan kualitas Oke. Saya sendiri pernah di beri hadiah kopi sumatra yang sudah berupa kopi siap seduh dan rasanya wow mantap aromanya !.

Bahkan orang tua saya pun sudah lama rajin menanam kopi yang benihnya asli dari kopi Sumatera, hasilnya memang cukup menggembirakan namun karena lahan yang digunakan sedikit dan di tanam di tanah kebun di kampung dengan perawatan biasa-biasa saja maka hasilnya pun tidak sebesar apa yang dilakukan petani kopi di Sumatera Selatan.

Berapa Lama Bisa Memetik Hasil?

Tergantung, umumnya 3-5 tahun sudah bisa memetik hasilnya jika berkebun dari nol. Namun ada juga yang membeli kebun yang memang sudah ada pohon kopinya, mereka hanya merawat memelihara dan mengembangkannya sehingga jauh lebih cepat.

Apa Jenis Kopi Yang Ditanam?

Umumnya varietas kopi sumatera yang ditanam adalah jenis kopi robusta yang sangat terkenal. Selain itu ada dari jenis yang lain. Dan ingat ada juga kopi yang sangat mahal harganya yaitu kopi luwak, meski jumlahnya terbatas karena kopi luwak berasal dari biji kopi yang telah dimakan dan dikeluarkan hewan bernama luwak.

Bagaimana Triknya Agar Pertanian Kopi Bisa Menghasilkan?

Menurut para petani kopi, pohon kopi yang sudah tumbuh tinggi dan ukuran pohonnya cukup besar sebaiknya di potong / ditebang seukuran lutut. Biarkan pohon kopi tumbuh tunas dan bercabang merangkak ke samping sehingga tidak ada batang yang menjulang keatas. Teknik semacam ini ternyata membuat buah kopi lebat dan ... memetiknya gampang.

Sejak informasi tersebut kami terima, akhirnya kebun kopi di kampung yang cukup luas itu sengaja ditebang rata seukuran lutut. Dan hasil survey di kebun tetangga memang betul, beliau mendapatkan hasil panen yang banyak meski dari kebun yang kecil. Beliau berpesan "Menanam kopi itu bukan hanya soal luasnya perkebunan tetapi pakai teknik yang benar"

Semoga membangkitkan inspirasi dan motivasi jiwa wirausaha kita semua