Tips Aman Berkendara di Jalan Macet, Waspadai Gas Beracun !

Hati-hati berkendara di jalan super macet dan lama, gas buang kendaraan bermotor itu beracun. Bisa membuat pusing bahkan parahnya mematikan.

Seringkali terjebak dalam kemacetan memang hal yang sukar diatasi, maju susah mundur apalagi (maju kena mundur kena), bukan hanya untuk kendaraan roda empat tetapi sepeda motor pun sulit bergerak dalam kemacetan parah. Kalau sudah begini, semua orang harus sabar...

Mudik lebaran tidak akan jauh-jauh dari jalan macet yang melelahkan. Capeknya mudik bukan hanya karena perjalanan jauh, tetapi kemacetan yang parah seringkali membuat kelelahan hebat, jengkel dan mendongkolkan hati (mungkin saat macetlah contoh ujian kesabaran yang nyata kita hadapi sebagai praktek dari teori kesabaran)

Dalam keadaan macet parah itu, masalah lain timbul, bukan hanya waktu terbuang tetapi bahaya terhadap kesehatan yang bisa membuat fatal. Gas buang dari knalpot kendaraan bermotor bisa menimbulkan keracunan.



Di Jakarta, pernah diberitakan terjadi kasus akibat keracunan gas karbon monoksida yang tidak lain adalah gas buang kendaraan dan itu terjadi di dalam mobil tertutup.

Maka, kita patut waspada dan hati-hati sebisa mungkin hindari kemacetan apalagi di siang hari saat terik matahari.

Berikut ini tips hadapi kemacetan :

  1. Sepeda motor jangan berada tepat di belakang kenalpot kendaraan bermotor baik truk gandeng, bus dan lain-lain
  2. Gunakan masker yang bagus terutama pengendara sepeda motor, bukan hanya berupa kain penyaring tetapi gunakan alat khusus masker.
  3. Selalu bawa cadangan oksigen dalam bentuk botol kaleng, untuk menghadapi bahaya kekurangan oksigen.
  4. Bawa air mineral beserta sedotannya.
  5. Jangan merokok, kalau tidak resiko terancamnya keracunan gas karbon monoksida semakin besar
  6. Bila macet terlalu lama, mematikan mesin adalah pilihan bijaksana, selain menghemat BBM juga mengurangi konsentrasi gas buang di sekitar.
  7. Selalu waspada dengan orang-orang sekitar, hati-hati rampok, pencuri dan gerombolan penjahat termasuk pencopet.
  8. Pengendara motor sebaiknya tidak menggendong tas dibelakang tetapi di depan, untuk menghindari orang berbuat jahat.
  9. Pengendara sepeda motor harap perhatikan jauh-jauh, jangan sampai membuntuti kendaraan berat jika kemacetan menuju jalan naik. Lebih baik berhenti daripada berada dibelakang kendaraan berat pada tanjakan. Resiko mundurnya kendaraan berat sangat besar terjadi pada tankakan.
  10. Sebaiknya, pastikan tidak ada kebocoran gas buang masuk kedalam kendaraan (mobil), pastikan sirkulasi udara lancar
  11. Pada keadaan ini, kendaraan yang posisinya tinggi lebih aman dari hembusan gas buang kendaraan lain dibanding kendaraan pendek seperti minimbus apalagi sedan dan sepeda motor.
  12. Sebaiknya jika menggunakan kendaraan umum, pilih kendaraan yang memiliki toilet. Dan sebaiknya juga siapkan botol kosong air mineral untuk menghindari kebelet buang air kecil.
  13. Siapkan perlengkapan P3K