Mudik Lebaran Pakai Motor, Amankan Anak Kecil Dengan Sabuk Bonceng !

Perjalanan mudik dengan menggunakan sepeda motor dalam rute mudik lebaran yang panjang tentu sangat melelahkan. Apalagi berboncengan, membawa anak kecil, kondisi jalan yang macet dan penuh kendaraan, seringkali menjadikan resiko bahaya berada didepan mata. Untuk itu kehati - hatian dalam persiapan mudik menggunakan sepeda motor benar-benar harus diperhatikan.

Berikut ini kondisi-kondisi yang sering terjadi pada anak kecil selama di perjalanan :
  1. Mengantuk hebat dan tertidur
  2. Merasa tidak nyaman dan rewel
  3. Buang air
Khusus bagi pemudik menggunakan motor dan membawa anak kecil, perhatikan hal-hal berikut :


  1. Gunakan sabuk bonceng (aisan) yang kuat dan nyaman untuk anak. Perhatikan pemasangan sabuk agar benar-benar sudah dilakukan dengan benar sebelum berangkat, jangan sampai menyesal akibat keteledoran karena terburu-buru, sabuk bonceng lepas.
  2. Siapkan perlengkapan kebutuhan anak, dan pastikan dipacking dalam tempat yang mudah di buka saat diperjalanan. Jangan sampai harus membongkar keseluruhan muatan sehingga harus mempacking ulang barang bawaan anda.
  3. Bawa stok pamper dan air, selalu periksa anak sekali-kali apakah buang air besar, buang air kecil atau tidak. Jangan sampai anak buang air besar dari awal perjalanan lalu dibiarkan dan baru dibuka setelah sampai di tempat tujuan mudik, kasian dan mungkin bisa menyebabkan sakit.
  4. Gunakan penutup kepala, masker untuk anak kecil, gunakan helm anak bila sudah memungkinkan.
  5. Jangan lupa bawa obat-obat penting untuk anak, apalagi kondisinya kurang fit.
  6. Sebaiknya jangan tempatkan anak didepan sopir, kalaupun terpaksa maka sebaiknya menghadap sopir (seperti merangkul). Tebakan angin sangat berbahaya bagi kesehatan anak. 
  7. Khusus bila mudik hanya sopir dan anak. Anak kecil boleh digendong didepan dengan syarat, pengamanan harus ekstra ketat, seperti pengaman tebakan angin, masker, helm dan berbagai alat keselamatan lain. Pada kondisi ini, dilarang untuk menjalankan sepeda motor terlalu kencang. Dan jangan biarkan motor anda berada dibelakang kendaraan berat yang penuh asap hitam dan debu. Sangat berbahaya untuk paru-paru.
  8. Bila berboncengan berdua, jangan digendong dibelakang penumpang paling belakang. Karena tidak akan terkontrol kondisinya dan sangat berbahaya bila terlepas dan jatuh. Sebaiknya ditengah saja diapit, misalnya ayahnya sopir ibunya mengais anaknya diapit ditengah.
  9. Hati - hati jangan gegabah membawa anak kecil dan ditempatkan ditengah sambil disuruh berdiri, sangat berbahaya. Seringkali ada yang membawa anak kecil naik sepeda motor dan dipegang oleh ibunya ditengah dan dibiarkan berdiri.
  10. Sebaiknya jangan membawa anak kecil terlalu banyak misalnya tiga orang dibawa sekaligus. Lebih baik mencari alternatif transportasi yang lebih aman daripada menantang resiko yang terlalu berbahaya.
Semoga bermanfaat