Cara Cari Uang Cepat di Bulan Puasa Hanya Butuh 2 Jam

Disekeliling kita banyak sekali peluang usaha yang tidak bisa diremehkan. Mungkin secara kasat mata usaha tersebut tidak keren, kurang bonafid. Sayangnya disini bukan sedang membicarakan bonafid atau tidak. Orang kreatif selalu berfikir besar, tidak cemen dan kerdil. Buktinya, ayam bakar Mas Mono yang populer itu berasal dari hal yang kecil dan sepele. Cara cari uang memang banyak jalannya.

Peluang Tersembunyi


Nah, kita usut satu persatu usaha kecil tetapi hasil 'WAH' selama bulan puasa.
Jalan yang dilalui kendaraan bermotor, sangat potensial untuk dibidik sebagai lahan bisnis baik bisnis besar atau kecil. Kalau membicarakan bisnis besar seperti rumah makan gedongan itu tidak aneh, modalnya pun jelas besar. Kali ini kita teliti pengusaha 'karbitan' penjual rujak/es buah/kolak untuk berbuka puasa. Maksudnya, sehari-hari tidak pernah berjualan rujak, tetapi momen puasa dimanfaatkan untuk mendulang untung.

Umumnya mereka start menjual dagangannya saat sore hari dari Ashar sampai Magrib. Jadi jam operasinya singkat. Nah berapa penghasilan mereka sehari?

Harga satu bungkusnya rata-rata dibandrol 4000 rupiah, jauh lebih tinggi dari hari biasa yang umumnya 2500. Sudah terlihat berapa kali lipat untungnya dari hari biasa. Sekarang berapa omsetnya?

Andai sehari ada yang membeli sebanyak 50 orang saja, maka didapat omset 200.000, jika modal satu bungkus hanya 1500 maka total modal hanya 75.000. Jadi total untung  adalah 125.000 sehari  hanya dalam sekitar 2-3 jam saja. Nah sebulan berarti 3.750.000. Gaji fresh graduate kalah ! Itu baru 50 bungkus saja yang terjual, bagaimana kalau 100...200...dan seterusnya?

Jadi, peluang mencari uang di bulan puasa itu luar biasa, tidak punya kios dan tempat pun tetap bisa raup untung. Penjual rujak karbitan pun hanya menggelar seadanya dipinggir jalan, ada yang cuma bermodal meja, tikar dan lain-lain.

Nah, sesederhana itu kan mencari uang betapa mudahnya, hanya sekitar 2 jam! tentu tergolong sebuah cara cepat dalam mencari uang dan halal. Terus apa yang membuat sulit bagi kebanyakan orang??? jawabannya tentu 'GENGSI' yang paling utama.

Mahasiswa Kreatif Meraup Untung

Namun, acungan jempol bagi sebagian mahasiswa, ada yang berani menjual makanan/minuman berbuka puasa. Bahkan dideretan jalan geger kalong dari setiabudhi (UPI Bandung) menuju Daarut Tauhid, luar biasa sekali penjual santapan ta'jil ini. Rata-rata mereka menjual menggunakan kemasan gelas plastik siap saji yang sudah dikemas. Jadi lebih sederhana dan simple. Alhasil penjual santapan ta'jil karbitan ini mampu membukukan income yang 'luar biasa'. Mengapa? Jalur tersebut sangat ramai...

Inilah ide bisnis yang sangat layak untuk dicoba, paling tidak jika tidak sekarang boleh dicoba tahun depan dan persiapkan dari sekarang strateginya.